• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    Revie Achary Apresiasi Ketegasan Kapolri: Polri Harus Hadir Untuk Rakyat, Bukan Membebani Rakyat!

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2026-10-29T08:03:17Z


    ‎Revie Achary: Pemimpin Berani, Tegas, dan Berintegritas Adalah Harapan Menuju Indonesia Emas
    ‎
    ‎

    GNTV INDONESIA SAMBAS KALBAR||
    ‎Kepemimpinan yang berani, tegas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat merupakan harapan besar rakyat Indonesia terhadap institusi penegak hukum. Semangat inilah yang mendorong Ketua Laskar Anti Korupsi Sawerigading Republik Indonesia (LAKSRI) Kalimantan Barat, Revie Achary, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pesan ketegasan pimpinan Polri yang mengingatkan anggotanya agar tidak meminta uang kepada masyarakat.

    ‎
    ‎Bagi Revie Achary, pesan tersebut bukan sekadar peringatan internal bagi anggota kepolisian. Lebih dari itu, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa seragam dan kewenangan yang melekat pada setiap anggota Polri merupakan amanah untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

    ‎
    ‎“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pemimpin Polri yang berani mengingatkan anggotanya agar tidak meminta uang kepada rakyat. Rakyat sudah berkontribusi melalui pajak untuk membiayai penyelenggaraan negara, termasuk institusi kepolisian. Karena itu, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik, profesional, dan bebas dari pungutan liar,” tegas Revie Achary.


    ‎Menurut Revie, kepercayaan masyarakat terhadap Polri tidak cukup dibangun melalui slogan maupun pernyataan di hadapan publik. Kepercayaan itu harus dibuktikan melalui tindakan nyata, pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang tidak pandang bulu, serta keberanian menindak setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siapa pun.

    ‎
    ‎Ia berharap semangat ketegasan dari pucuk pimpinan Polri dapat diterapkan secara konsisten hingga ke seluruh jajaran, dari tingkat pusat sampai ke daerah.

    ‎
    ‎“Jangan sampai masyarakat kecil merasa takut ketika berhadapan dengan hukum, sementara orang yang memiliki kekuasaan atau uang justru merasa lebih mudah mendapatkan perlakuan istimewa. Hukum harus ditegakkan secara adil. Siapa pun yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
    ‎

    ‎Revie menegaskan bahwa anggota Polri yang bekerja dengan tulus, profesional, dan berintegritas patut mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Sebaliknya, apabila ditemukan dugaan pelanggaran, penyalahgunaan kewenangan, atau pungutan liar, persoalan tersebut harus ditangani secara transparan dan sesuai prosedur hukum.


    ‎Revie Achary juga menyampaikan harapannya agar Indonesia ke depan dipimpin oleh sosok-sosok yang memiliki keberanian moral, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta kepedulian nyata terhadap nasib rakyat.

    ‎
    ‎Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas tidak akan terwujud hanya dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Negara juga membutuhkan penegakan hukum yang berkeadilan, birokrasi yang bersih, serta aparat yang menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
    ‎

    ‎“Pemimpin masa depan Indonesia harus berani, tegas, dan selalu memikirkan rakyat. Jangan hanya hadir ketika membutuhkan dukungan masyarakat, tetapi harus hadir pula ketika rakyat membutuhkan perlindungan dan keadilan,” ungkapnya.

    ‎
    ‎Ia pun berharap Polri terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

    ‎
    ‎Bagi Revie, polisi yang dekat dengan masyarakat bukanlah polisi yang kehilangan ketegasan, melainkan polisi yang mampu menegakkan hukum dengan tegas sekaligus memperlakukan setiap warga negara secara manusiawi.

    ‎
    ‎Menutup pernyataannya, Revie Achary mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung anggota Polri yang bekerja secara profesional dan berintegritas, sekaligus mengawal institusi kepolisian agar tetap menjalankan tugas sesuai hukum dan amanah konstitusi.

    ‎
    ‎Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab merupakan bagian dari kepedulian masyarakat terhadap perbaikan institusi negara.

    ‎
    ‎“Salam Polri! Kita mendukung Polri yang profesional, berani, tegas, bersih, dan selalu hadir untuk rakyat. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jangan lukai kepercayaan masyarakat, dan jangan jadikan rakyat sebagai pihak yang terbebani oleh pelayanan yang seharusnya mereka terima dengan baik,” tegas Revie.

    ‎
    ‎Diakhir Wawancara Ketua LAKSRI Kalbar Revie Achary Dan ini Kata Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menyampaikan sejumlah pesan dan penekanan penting kepada seluruh jajaran anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
    ‎


    ‎Ini 4 Pesan Utama Kapolri :


    ‎Jangan Arogan: Anggota diminta tidak bersikap sombong atau meremehkan masyarakat.


    ‎Jangan Berbohong: Anggota harus menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap pelaksanaan tugas.


    ‎Jangan Salahgunakan Wewenang: Pangkat dan jabatan adalah amanah, bukan untuk disalahgunakan atau dibanggakan secara berlebihan.


    ‎Jangan Acuh Tak Acuh: Polisi harus hadir sebagai pelayan dan penjaga masyarakat, serta menghilangkan sekat antara polisi dan warga.


    ‎“POLRI BERSAMA RAKYAT! Bravo Polri! Semoga semakin dipercaya, semakin profesional, dan semakin kuat dalam memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Revie Achary ®


    ‎
    ‎Jurnalis : Hendra E.,SH.
    ‎
    ‎

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +