• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    Krisis Air Bersih, Akrobatik Dialetika Stakholder Bukan Cara Penyelesaian

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2026-10-24T22:36:29Z




    GNTV INDONESIA SINGKAWANG KALBAR || Kordinator Aliansi LSM Perintis Kota Singkawang Em Abdurrahman mendorong  Perumda Air Minum  Gunung Poteng (AMGP), Pemerintah dan DPRD kota singkawang untuk duduk bersama demi menyelesaikan persoalan klasik terkait  krisis air bersih dikota singkawang.


    Yang dibutuhkan masyarakat kota singkawang itu solusi nyata bukan Akrabatik Dialetika Stakeholder, salin menyalahkan dan salin lempar tanggung jawab.


    Persoalan mengapa perumda AMGP hingga hari ini belum bisa memenuhi  kebutuhan air secara maksimal  bagi  pelanggan dan sementara melakukan penundaan terhadap Sambungan Rumah (SR) baru bagi masyarakat  semua itu  dikarenakan  kavasitas IPA terbatas, sumber air baku kurang  infrastuktur sistem jaringan dan pendukung lainya kurang memadai.


    Mengacu data tahun 2023 cakupan pelayanan sebesar  29,10% terhadap penduduk administrasi dan 34,43% terhadap penduduk dalam wilayah teknis pelayanan.


    Sementara, kapasitas IPA terpasang tidak sama dengan kapasitas produksi  efektif.


    Kapasitas IPA terpasang  tercatat 340 L/detik sementara produksi riil pada bahan pemuktahiran  tahun 2026 sekitar 229 L/detik.


    Pada sisi lainya, kebutuhan pasokan air terus meningkat seiring  pertumbuhan penduduk yang pada tahun 2026  diproyeksikan 252.069 jiwa, dengan asumsi pelayanan 60% atau setara 151,241 jiwa  dibutuhkan pasokan sekitar 606,83 L/detik.


    Dengan produksi riil perumda saat ini sekitar 229 L/detik  sementara kebutuhan sistem 2026 sebesar 606, 83 L/detik  maka terdapat gap indikatif  sekitar 337,83 L/detik yang perlu ditutup secara bertahap  

    melalui  Peningkatan Kapasitas Produksi , Penguatan Sumber Air Baku dan Pembagunan Jaringan Distribusi.


    Berdasarkan data empiris diatas, itulah masalah utama  yang dihadapi perumda AMGP yang tidak mudah untuk mereka selesaikan secara mandiri tanpa ada keseriusan dukungan dari pemkot dan DPRD karena terkait alokasi anggaran yang cukup besar.


    Kalau benar pemerintah dan DPRD  serius untuk menyelesaikan persoalan air bersih semestinya  pemerintah dan DPRD bisa menambah alokasi anggaran kepada perumda dalam bentuk penyertaan modal.


    Penyertaan modal pemkot kepada perumda AMGP tentunya lebih bermanfaat dan menguntungkan  daripada penyertaan modal  pemkot pada Bank Kalbar.


    Dari sudut pandang  Prosperity approach    (pendekatan kesejahteraan) penyertaan modal pemkot pada perumda AMGP  adalah strategi pembangunan yang menitikberatkan pada upaya meningkatkan taraf hidup, pemenuhan hak-hak dasar, serta kesejahteraan masyarakat. 


    Demikian juga bilamana  ditinjau dari aspek pendekatan ekonomi  penyertaan modal pemkot pada perumda AMGP secara kalkulasi ekonomi  sangat berpotensi menguntungkan karena kategori usaha perumda AMGP lebih kepada Pelayanan Publik (public service) sehingga resiko kerugian sangat minimal.


    Dengan demikian  secara bertahap dana yang dialokasikan pemkot  untuk penyertaan modal pada perumda AMGP  akan kembali  kepemkot (PAD) melalui deviden perumda AMGP  setiap tahunnya. 


    Oleh karena itu  kami menyarankan  kepada pemkot dan DPRD untuk menarik sebagian dana penyertaan modal pada Bank Kalbar untuk dialihkan pada penyertaan modal perumda AMGP. 


    Itu merupakan salah satu opsi sumber anggaran yang dapat digunakan untuk penuntasan masalah air bersih kota singkawang.


    Adapun alternatif  lainnya  dan  kalau memungkinkan secara regulasi, perumda AMGP bisa melakukan pinjaman modal pada bank kalbar dengan menjadikan  penyertaan modal pemkot pada bank Kalbar sebagai jaminan pinjaman?


    Disamping itu perlu juga untuk dijajaki  opsi penyelesaian masalah air bersih  dengan metode  penyelesaian B2B ( Business-to-Business). Metode B2B adalah model atau bentuk transaksi komersial yang dilakukan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.


    Em Abdurrahman yang juga selaku ketua LSM Fatwa Langit kota singkawang juga mendorong perumda AMGP, Pemkot dan DPRD untuk memaksimalkan jalur birokrasi pemerintah dan politik dalam upaya mencari anggaran yang bersumber dari APBN  melalui kementrian terkait maupun dana pokok pikiran (pokir) DPR RI. Sebagaimana pembagunan IPA seluang 20 L/D yang saat sekarang sedang berlangsung pembangunannya dengan sumber anggaran APBN melalui pokok pikiran anggota DPR RI dapil kalbar 1 bapak. H.Yuliansyah. SE.


    JURNALIS HENDRA E SH 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +