• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    Kualitas Udara Singkawang Terkategori Sedang, Disdikbud Imbau Warga Sekolah Gunakan Masker

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2026-08-13T11:10:23Z

     


    GNTV Indonesia Singkawang Kalbar — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang melaporkan hasil pemeriksaan kualitas udara ambien di sejumlah wilayah Kota Singkawang pada Kamis, 13 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan menyusul kondisi kabut asap yang diduga berkaitan dengan dampak kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah sekitar Singkawang.


    Berdasarkan laporan resmi DLH Kota Singkawang Nomor 600.4/298/P3KLH/2026, pemantauan dan pengujian dilakukan di tiga lokasi, yakni Kantor Camat Singkawang Utara, Pasir Panjang Pak Lotay di Kecamatan Singkawang Selatan, dan Taman Cahaya Madani di Kecamatan Singkawang Barat.


    Parameter yang diperiksa meliputi partikulat PM10 dan PM2,5. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh lokasi berada dalam kategori sedang.


    Di Kantor Camat Singkawang Utara, hasil pengukuran PM10 tercatat 55 µg/m³, sedangkan PM2,5 sebesar 16 µg/m³. Sementara di Pasir Panjang Pak Lotay, PM10 mencapai 110 µg/m³ dan PM2,5 sebesar 37 µg/m³.


    Adapun di Taman Cahaya Madani, hasil pengukuran menunjukkan PM10 sebesar 85 µg/m³ dan PM2,5 sebesar 27 µg/m³. Seluruh hasil tersebut masih berada di bawah ambang batas baku mutu udara ambien berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam laporan DLH Kota Singkawang.


    Secara umum, DLH Kota Singkawang menyebut nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada kisaran 83 µg/m³ dan masuk kategori sedang.


    Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, H. Asmadi, S.Pd., M.Si., mengimbau seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan terhadap dampak kualitas udara.


    “Menindaklanjuti surat dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, kami sampaikan bahwa kondisi kualitas udara di Kota Singkawang pasca dampak dari kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah yang berada di sekitar kita, kondisi kualitas udara terdeteksi atau tercatat dalam kondisi sedang,” ujar H. Asmadi.


    Ia mengatakan, Disdikbud Kota Singkawang mengutamakan rasa aman dan kesehatan seluruh warga sekolah, baik siswa, guru maupun tenaga kependidikan.


    “Oleh sebab itu, sebagai Kepala Dinas Pendidikan, kami mengimbau dalam rangka memberikan rasa aman dan kesehatan kepada seluruh warga sekolah, siswa, guru dan semua warga sekolah untuk memakai masker,” katanya.


    Meski demikian, H. Asmadi menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung secara tatap muka.


    “Namun proses pembelajaran tetap dilangsungkan secara tatap muka,” tegasnya.


    Sementara itu, DLH Kota Singkawang merekomendasikan sejumlah langkah tindak lanjut, di antaranya meningkatkan pemantauan berkala pada titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan, melanjutkan program penghijauan kota untuk mempertahankan kualitas udara ambien, serta melakukan sosialisasi secara berkala kepada masyarakat mengenai pencegahan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka.


    Pemerintah Kota Singkawang melalui perangkat daerah terkait terus melakukan pemantauan kondisi udara guna memastikan aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan, tetap dapat berjalan dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan.


    Jurnalis Hendra E SH 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +