GNTV INDONESIA, Singkawang Kalbar — Sikap kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K. Saat kebakaran lahan terjadi di wilayah Naram, Kapolres tidak hanya memberikan instruksi, tetapi turun langsung ke lokasi bersama personel untuk membantu memastikan api dapat dikendalikan.
Kebakaran terjadi di Jalan Bong Khun, RT 002/RW 001, Kelurahan Naram, Kecamatan Singkawang Utara. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare.
Medan menuju lokasi tidak mudah. Petugas harus menempuh perjalanan sekitar dua kilometer menggunakan kendaraan, kemudian berjalan kaki sekitar 800 meter menuju titik kebakaran. Kapolres bersama personel dan unsur terkait kemudian melakukan pengecekan, pemadaman serta pendinginan.
Penanganan dilakukan secara bersama-sama melibatkan kepolisian, Manggala Agni, BPKS Dwi Tunggal serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Naram dan Kelurahan Roban.
Foto: Erwin Ananta
Erwin Ananta: Pemimpin Harus Hadir Di Tengah Masyarakat
Menanggapi langkah Kapolres Singkawang yang turun langsung ke lokasi kebakaran, Erwin Ananta menilai kehadiran seorang pimpinan di lapangan memberikan semangat tersendiri bagi personel maupun masyarakat yang sedang menghadapi persoalan.
Menurutnya, sikap turun langsung seperti itu menunjukkan bahwa seorang pejabat tidak hanya bekerja melalui laporan dan instruksi, tetapi juga mau melihat serta merasakan langsung kondisi yang dihadapi masyarakat.
«“Kita patut mengapresiasi ketika seorang pimpinan turun langsung ke lapangan. Ini menunjukkan kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap kondisi masyarakat. Pemimpin memang seharusnya hadir ketika masyarakat membutuhkan, bukan hanya berada di belakang meja,” ujar Erwin Ananta.»
Erwin juga menilai penanganan kebakaran lahan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, pemadam kebakaran, Manggala Agni dan masyarakat.
Menurutnya, persoalan karhutla tidak dapat diselesaikan hanya mengandalkan satu institusi. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar juga menjadi bagian penting dalam pencegahan.
«“Yang paling penting bukan hanya memadamkan api, tetapi bagaimana mencegah agar kebakaran tidak kembali terjadi. Edukasi kepada masyarakat, pengawasan dan respons cepat terhadap laporan titik api harus terus diperkuat,” katanya.»
Kapolres: Penanganan Harus Cepat
Turunnya Kapolres bersama personel menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah api meluas ke kawasan lainnya.
Kondisi lahan yang dipenuhi semak dan rerumputan kering membuat api berpotensi cepat menjalar apabila tidak segera ditangani.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api melalui layanan kepolisian 110, sehingga petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.
Kehadiran Kapolres Singkawang di lokasi kebakaran sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga kehadiran langsung dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Polisi hadir, masyarakat terlindungi — kepedulian di lapangan menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan tindakan nyata.
JURNALIS Hendra E SH



