• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    WARGA KELUHKAN APOTEK DI KABUPATEN SAMBAS !!! RESEP BERCAP DOKTER DISEBUT TAK CUKUP UNTUK TEBUS OBAT TERTENTU ‎

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2026-06-01T12:53:29Z

    GNTV INDONESIA, SAMBAS || Pasien Keluhkan Sulit Mendapatkan Obat Tidur Meski Membawa Resep dokter Praktik ,Keluhan masyarakat terkait pelayanan sejumlah apotek di Kabupaten Sambas mulai mencuat. Beberapa warga mengaku mengalami kesulitan saat hendak menebus obat tidur menggunakan resep resmi yang ditandatangani dan bercap dokter praktik. ( Senin,1 Juni 2026 ) 

    ‎Menurut pengakuan pasien, resep yang dibawa merupakan resep dari dokter umum yang membuka praktik dan telah memeriksa kondisi pasien secara langsung. Namun saat resep ditunjukkan kepada pihak apotek, pasien justru menerima berbagai alasan yang membuat obat tidak dapat diperoleh," Ucapnya.

    "Jawabannya hampir sama, obatnya habis, stok belum datang. Bahkan ada yang mengatakan harus menggunakan resep dokter spesialis," ungkap salah seorang warga kepada media ini.

    ‎Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, resep dokter yang sah seharusnya menjadi dasar pelayanan farmasi sesuai ketentuan yang berlaku. Namun di lapangan, pasien mengaku masih mengalami kendala ketika hendak mendapatkan obat tertentu yang diresepkan dokter.

    ‎Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2017 tentang Apotek, apoteker wajib melayani resep sesuai tanggung jawab dan keahlian profesinya, serta dapat melakukan verifikasi apabila terdapat hal yang dianggap perlu untuk memastikan keamanan penggunaan obat. Sementara untuk obat tertentu yang tergolong psikotropika atau memiliki pengawasan khusus, apotek memang dapat menerapkan prosedur pemeriksaan dan verifikasi yang lebih ketat.

    ‎Meski demikian, masyarakat berharap adanya penjelasan yang transparan dari pihak apotek maupun instansi kesehatan terkait alasan penolakan resep yang telah dikeluarkan dokter praktik. Warga menilai informasi yang jelas sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan maupun kecurigaan di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan pengobatan.

    ‎Sejumlah warga juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas memberikan penjelasan mengenai standar pelayanan terhadap resep dokter praktik, khususnya untuk obat-obatan yang memerlukan pengawasan khusus.

    ‎Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak apotek dan instansi terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang mengenai persoalan tersebut.

    ‎(Bersambung)

    ‎Jurnalis: Revie

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +