• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    Di Duga Gagal Konstruksi Mutu Proyek Pengaspalan Jalan Seberkat Di Pertanyakan Warga Setempat

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2025-11-27T10:37:26Z

    GNTV INDONESIA, SAMBAS || Aroma tak sedap tercium dari proyek penggaspalan di Jl. Seberkat, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Alih-alih memberikan infrastruktur yang berkualitas, proyek ini justru menuai keluhan warga dan menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan mutu pekerjaan.


    Investigasi lapangan yang dilakukan pada Minggu, 23 November 2025, pukul 15.01 WIB, menemukan sejumlah kejanggalan. Proyek yang seharusnya dikerjakan sesuai standar pemerintah ini diduga kuat dikerjakan asal-asalan.


    Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si., mengarahkan awak media untuk menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Fadli. Setelah perkenalan singkat, Fadli mengakui adanya temuan tersebut dan berjanji akan memperbaikinya karena proyek masih dalam masa pemeliharaan selama 360 hari.


    Namun, kejanggalan tak berhenti di situ. Ironisnya, saat tim melakukan investigasi, tak satu pun papan proyek ditemukan di lokasi pekerjaan tentu ini juga menjadi salah satu pertanyaan besar.


    Warga Bersaksi: Proyek 'Kucing-kucingan' di Tengah Malam Yang lebih mencengangkan, warga setempat mengungkapkan bahwa proyek penggaspalan ini dikerjakan pada tengah malam, sekitar pukul 01.00 atau 02.00 dini hari, saat hujan deras. "Dikerjakan malam-malam biar tidak ada yang lalu lalang, jadi enak mengerjakannya," ujar seorang warga yang baru pulang dari acara pernikahan.


    Warga lainnya menambahkan, "Sekarang kan musim hujan, Bu, apa tetap kerja juga ya pekerjanya? Nah, itu lah, hujan tetap kerja mereka. Kalau macam gitu terus, tidak bakalan lama ketahanan aspal itu. Paling-paling lah, tengok lah itu, belum sebulan sudah gitu, gelombang same bolong-bolong gitu kerjanya. Dengan biaya yang tidak sesuai, gini lah die hasilnye."


    Kualitas Aspal Dipertanyakan

    Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa hasil pekerjaan pengaspalan jauh dari kata memuaskan. Banyak titik yang berlubang, tidak rata, dan bergelombang. Kondisi ini tentu saja membuat warga khawatir akan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.


    Tutup:

    Proyek penggaspalan di Jl. Seberkat ini menjadi preseden buruk bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sambas. Masyarakat menuntut adanya transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan yang sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan. Kasus ini harus menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah agar lebih serius dalam mengawasi dan memastikan setiap proyek pembangunan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.


    Jurnalis / Publis: Andini + Tim

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +