GNTV INDONESIA | SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT||
Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tier 2 Kota Singkawang yang dibangun pada Tahun Anggaran 2025 mulai memperlihatkan sejumlah keretakan pada bagian dinding dan pertemuan dinding dengan plafon. Kondisi bangunan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas konstruksi dan pengawasan proyek bernilai Rp13,4 miliar.
Berdasarkan dokumen pengadaan, proyek tersebut memiliki nilai kontrak Rp13.416.672.292,79, dikerjakan CV Widia Rizqi Tama. Sementara jasa konsultansi pengawasan bernilai kontrak Rp140.020.950 dilaksanakan CV Absri Ananta Konsultan.
Saat dikonfirmasi wartawan GNTV Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, dr. Achmad Hardin, Sp.PD., FINASIM, menyatakan bahwa bangunan masih dalam masa pemeliharaan.
"Ini masih dalam masa pemeliharaan. Dan sudah dibetulkan," ujarnya.
Terkait informasi nilai temuan pemeriksaan BPK yang disebut tidak mencapai Rp5 juta, Achmad menjelaskan bahwa saat pemeriksaan BPK, keretakan tersebut belum ada.
Ketika ditanya mengenai kondisi struktur dan pondasi serta keamanan bangunan untuk difungsikan sebagai laboratorium, ia menyampaikan:
"Ini akan kita tindak lanjuti supaya diperbaiki. Untuk struktur aman untuk dapat difungsikan laboratorium."
Meski demikian, munculnya keretakan pada bangunan yang relatif baru dibangun perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab kerusakan, termasuk apakah hanya terjadi pada bagian finishing atau berkaitan dengan aspek konstruksi.
GNTV Indonesia menilai Dinas Kesehatan, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas perlu memastikan seluruh kerusakan ditangani sesuai ketentuan masa pemeliharaan. Pemeriksaan terhadap kondisi struktur dan pondasi juga penting untuk memberikan kepastian keamanan bangunan.
Anggaran Rp13,4 miliar harus sebanding dengan mutu hasil pembangunan. Publik berhak mengetahui kualitas pekerjaan, tanggung jawab pelaksana, serta hasil tindak lanjut perbaikan fasilitas kesehatan tersebut.
Jurnalis Hen
GNTV INDONESIA
Investigasi | Transparansi | Akuntabilitas Publik


