• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    Proyek Irigasi Rawa Tebas Komplek Senilai Rp22,79 Miliar Capai 85 Persen, Masyarakat Kini Menanti Realisasi Manfaatnya

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2026-08-04T11:26:45Z

     


    ‎GNTV INDONESIA, SAMBAS KALBAR// Proyek Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk) di Desa Dungun Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, yang menelan anggaran Rp22.794.979.000, kini memasuki tahap akhir pelaksanaan. ‎( 4 Agustus 2026 )

    Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan sejumlah awak media pada Awal Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai sekitar 80–85 persen.

    ‎Di lokasi proyek, awak media memperoleh keterangan dari Konsultan Teknis, Wiwit, yang memastikan pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

    "Alhamdulillah, progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 80 sampai 85 persen. Insyaallah, apabila tidak ada kendala, pekerjaan ini dapat diselesaikan pada bulan Oktober 2026," ujar Wiwit.

    Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar saluran irigasi telah selesai dibangun menggunakan konstruksi beton. Sejumlah titik masih dalam tahap penyelesaian akhir, meliputi pekerjaan perapihan, penyempurnaan struktur, dan fasilitas pendukung.

    Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak dan SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Provinsi Kalimantan Barat.

    Proyek dengan Nomor Kontrak PS0102/T/Bws9.8.1/2026/02 tertanggal 30 Januari 2026 tersebut memiliki masa pelaksanaan 210 hari kalender dengan nilai kontrak mencapai Rp22.794.979.000,00, dan dikerjakan oleh PT Anugrah Bayuarya Perkasa.

    Besarnya nilai anggaran menjadikan proyek ini sebagai salah satu pembangunan infrastruktur pengairan yang mendapat perhatian masyarakat. Karena itu, penyelesaian pekerjaan tepat waktu saja dinilai belum cukup. Kualitas konstruksi, ketahanan bangunan, serta fungsi jaringan irigasi dalam memenuhi kebutuhan air pertanian akan menjadi tolok ukur utama keberhasilan proyek.

    Masyarakat berharap proyek yang didanai oleh uang negara tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani di Kecamatan Tebas, meningkatkan produktivitas lahan pertanian, serta mampu memperkuat ketahanan pangan daerah. Di sisi lain, proses pelaksanaan hingga masa pemeliharaan diharapkan tetap diawasi secara ketat agar hasil pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

    Dengan progres yang telah mencapai sekitar 85 persen, publik kini menanti pembuktian bahwa proyek bernilai puluhan miliar rupiah ini tidak hanya selesai secara administrasi, tetapi juga menghadirkan kualitas pembangunan yang baik, tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas.

    ‎Jurnalis Revie 

    Editor Hendra E SH 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +