GNTV INDONESIA, Kabupaten Bekasi || Pemerintah Kecamatan Pebayuran bersama unsur Muspika dan instansi terkait melakukan proses evakuasi terhadap seorang lansia bernama Nene Jari (90 tahun), warga Kampung Pisang Batu RT 07/03, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, yang terisolir akibat banjir selama kurang lebih enam hari.
Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Camat Pebayuran, Polsek Pebayuran, Koramil 11 Pebayuran, BPBD Kabupaten Bekasi, serta PERUMDA Kabupaten Bekasi, bersama Kepala Dusun dua Udin Samsudin, Karangharja selaku Ketua DESTANA Karangharja, relawan KERM, dan unsur masyarakat setempat.
Proses evakuasi berlangsung dengan lancar meskipun menghadapi berbagai kendala akibat kondisi medan dan tingginya genangan air. Kehadiran tim gabungan menunjukkan sinergi dan kepedulian pemerintah serta relawan dalam memastikan keselamatan warga terdampak bencana.
Selain evakuasi lansia, banjir juga berdampak pada sejumlah wilayah di Kampung Kobak Ceper, antara lain:
RT 007/003
RT 006/002
RT 008/003
RT 005/002
RT 004/002
RT 009/003
Pemerintah Desa Karangharja bersama unsur Muspika Kecamatan Pebayuran menyampaikan harapan agar seluruh warga yang terdampak banjir tetap sabar, menjaga kesehatan, serta saling menguatkan di tengah kondisi sulit ini. ucapnya..
Pemerintah desa Camat pebayuran
Polsek pebayuranKoramil 11 pebayuran
BPBD Kab Bekasi PERUMDA KAB Bekasi
Menegaskan komitmennya untuk terus hadir melayani masyarakat, baik melalui tenaga maupun pemikiran, demi membantu warga agar tetap merasa aman dan nyaman.
“Kami menyadari pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya maksimal karena berbagai keterbatasan. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Desa Karangharja.
Upaya penanganan dan pemantauan banjir akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal
Dimonitor Bang Mulis Media
Jurnalis: (Mulis)

