GNTV INDONESIA, SAMBAS ||Merasa di anak tirikan Tomas ( tokoh masyarakat ) Dusun Jaur desa Kartiasa berharap APIP dan APH selidiki dana desa (DD) Kartiasa , kecamatan Sambas, kabupaten Sambas. ( Jum'at 30/01/2026 )
Awak media ini di undang khusus untuk dimintai mewawancarai beberapa tokoh masyarakat Dusun Jaur berharap suara mereka sampai ke bupati Sambas , Tipikor APH dan Presiden H.Prabowo .
Gunawan sampaikan saat diwawancarai, saya merasa belasan tahun belum pernah melihat pembangunan di dusun kami ini terutama yang mengunakan dana desa (DD)
mestinya pembangunan yang mengunakan DD harus masuk juga di dusun Jaur , sebab itulah pak wartawan kami minta ke inspektorat , kejaksaan dan kepolisian Sambas selidiki dana desa kami ," Ungkapnya.
Zakaria sampaikan hal yang sama terutama memang dana desa untuk pembangunan di dusun Jaur belum kelihatan di depan mata selama ini di tambah yang sempat ribut ribut setoran pangkalan pasir terdengar puluhan juta belum nampak sedikitpun di dusun Jaur kami ," Ucapnya.
Tomas ( Tokoh Masyarakat) yang satu ini biasa di panggil dengan sebutan Pban yang kritis benar terhadap RT 13/14/15/16 dusun Jaur terutama tentang pembangunan maupun pembagian beras untuk warganya .
Pban juga sampai saat di wawancarai di pasar tepi sungai Kartiasa , kami sudah sampai ke Kantor inspektorat Sambas minta di audit desa Kartiasa terutama dusun kami mulai dari tahun 2016 sampai 2025 ini dan kami minta audit juga duit bangunan jalan 131 juta untuk jalan di mana bangunanya yang masih misteri letaknya .
Diakhir wawancara Pban dengan satu suara kami minta dari Inspektorat Audit desa kami dan Khususnya Tipikor APH selidiki dana desa kami ," Pungkasnya.
Jurnalis : Revie

