GNTV INDONESIA, SAMBAS || Menanggapi statement Ketua DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Sambas, Sunardi yang menyoroti melemahnya peran kontrol media dalam mengawasi pembangunan dan kebijakan publik di daerah.
Tentunya statement tersebut tidak tepat ditujukan kepada media saja, seakan media bagaikan Superman, jangan lupa media bekerja Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Seharusnya Ketua SBMI Kabupaten Sambas Fokus mengurusi organisasi yang di embannya, bukan memberikan statement terkesan memojokan Media.
Statement tersebut salah Kaprah, bahwa Kemajuan suatu daerah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta didukung oleh partisipasi sektor swasta.
SBMI bagian dari Masyarakat, harusnya dirinya berperan aktif dalam mengawasi maraknya pekerja Migran Ilegal ," Tegasnya.
Diakhir wawancara hak jawabnya dengan Keras Turyadi sampaikan ke awak media Gntv Indonesia,
Yang menjadi Tanda tanya, apa motivasi dirinya, dengan statement yang di lontarkan Sunardi dan Saya ingatkan ke Sunardi...
Sedikit bicara harus banyak bekerja, Tong Kosong Nyaring bunyinya...!??
Jurnalis : Revie

