GNTV INDONESIA, KUBU RAYA || Proyek jalan rabat beton di Kumpai senilai Rp95,8 miliar kini menjadi sorotan dengan penambahan garis-garis melintang setiap 3 meter. Apakah ini solusi inovatif atau hanya ilusi untuk menutupi masalah kualitas?
Tim media melakukan investigasi pada Senin, 27 Oktober 2025, dan menemukan bahwa jalan sepanjang 506 meter ini telah selesai dibangun dengan garis-garis yang membagi jalan menjadi segmen-segmen kecil.
"Kami mempertanyakan efektivitas garis-garis ini. Apakah ini benar-benar meningkatkan kekuatan jalan, atau hanya trik visual?" kata seorang jurnalis yang melakukan investigasi.
Warga setempat juga merasa bingung dengan penambahan garis-garis tersebut. "Kami tidak mengerti apa gunanya garis-garis ini. Yang kami inginkan adalah jalan yang kuat dan tahan lama," ujar seorang warga.
Upaya untuk mendapatkan klarifikasi dari Kepala Dinas PUPR Kubu Raya, Supramansyah, gagal karena nomor WhatsApp awak media diblokir. Kontraktor pelaksana proyek, CV Rimpang Bumi Khatulistiwa, juga tidak memberikan respons.
Pada 7 Oktober 2025, Supramansyah sempat berjanji akan memperbaiki kerusakan yang ditemukan pada rabat beton. Namun, hingga kini, belum ada tindakan nyata.
Masyarakat berharap Bupati Kubu Raya, Sujiwo, segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan dalam proyek ini, mengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.
Penulis : AR

