GNTV INDONESIA, MANGARAI TIMUR || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gentaskin kelompok 24, sukses menyelenggarakan sosialisasi inovatif tentang pembuatan pupuk kompos dari bahan organik menggunakan teknologi EM4 (effective microorganisms). Kegiatan ini dilaksanakan Di Dusun Tala, Desa Gising Kec. Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur pada hari Senin, 01 September 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pengolahan sampah yang ramah lingkungan sekaligus upaya menciptakan pupuk organik secara mandiri.
Sosialisasi yang dilaksanakan Di Dusun Tala, mengundang antusiasme tinggi dari puluhan warga serta anak muda yang hadir.
Dalam kegiatan ini, Tesa sebagai pemateri sosialisasi Pengolahan pupuk dari bahan organik, memberikan panduan praktis melalui demonstrasi langkah-langkah pembuatan pupuk kompos menggunakan bahan-bahan sederhana, seperti dedaunan, kulit kopi basah, dan EM4.
Sebagai tindak lanjut sosialisasi, mahasiswa KKN bersama masyarakat serta anak muda setempat berkolaborasi penuh dalam seluruh proses pembuatan pupuk, dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan proses pengelolaan pupuk kompos dari dedaunan, seperti daun Gamal dan daun krinyu, melalui dari tahap pengumpulan, pencampuran cairan EM4 dan molase, hingga proses fermentasi.
Selain itu, dijelaskan pula manfaat penggunaan pupuk kompos bagi kesuburan tanah dan pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia.
Bapak Thadeus Ghajang Salah satu warga Dusun Tala mengakui, dirinya sangat senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan baru dalam mengelola dedaunan menjadi pupuk yang efektif.
"Ini cocok sekali anak-anak, dengan saya yang memang suka memanfaatkan pupuk. Biasanya saya hanya membakar kotoran hewan dengan rumput kering, lalu saya taburkan ke tanaman. Tetapi disini saya jadi punya cara baru yang lebih praktis dalam membuat pupuk," Ungkapnya.
Tidak hanya teori, warga juga diajak melakukan praktik langsung pembuatan kompos dengan bahan yang tersedia di sekitar mereka. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk langsung menerapkan ilmu yang telah diberikan dalam kehidupan sehari-hari.
Koordinator kegiatan KKN Tematik Gentaskin Alin Anggor, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja KKN Tematik Gentaskin Kelompok 24 dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Kami ingin membantu masyarakat Dusun Tala, agar lebih mandiri dalam mengelola serta meningkatkan hasil pertanian melalui pemanfaatan pupuk organik,” jelasnya.
Bapak Dusun Tala , Bapak Berandinus Lada, menyambut baik kegiatan ini, dan berharap kepada seluruh warga dusun Tala agar bisa lebih produktif dan ramah lingkungan. Ia juga mengapresiasi semangat para mahasiswa dalam membagikan ilmu kepada warga.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga Dusun Tala agar terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola pupuk organik secara bijak, serta turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan," tutupnya.
Perlu diketahui, program tersebut menjadi salah satu program unggulan KKN Tematik Gentaskin kelompok 24, dengan fokus menciptakan desa yang ramah lingkungan dan mandiri dalam pengelolaan sampah. Diharapkan dengan danya inisiatif ini, memberikan dampak positif jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun perekonomian masyarakat setempat.
Junarlis: Maksi rambak

