GNTV INDONESIA, ENTIKONG || Dari tanah perbatasan yang menjadi pintu gerbang Indonesia, semangat hijau tumbuh subur. Gerakan “Satu Anak, Satu Pohon” yang digagas oleh Masyarakat Pecinta Alam Indonesia (MPAI) DPD Kalimantan Barat menggema di Entikong, menyalakan kembali api Sumpah Pemuda dengan aksi nyata: menanam pohon dan menanam masa depan.
Kegiatan ini menjadi simbol persatuan lintas generasi dan lembaga, di mana anak sekolah, masyarakat, dan aparat bersama-sama menguatkan komitmen menjaga bumi Kalimantan Barat tetap hijau. Dari perbatasan negeri, gerakan ini membuktikan bahwa cinta lingkungan bisa tumbuh dari langkah sederhana yang dilakukan bersama.
Acara dihadiri oleh Ketua Umum DPP MPAI, Ngadi Utomo, S.Sos., S.H., M.H, Ketua DPD MPAI Kalbar, Novi Dafiansyah, S.Pd, serta jajaran Jurnalis Media Indonesia (JMI) yang datang memberikan dukungan. Kehadiran Anggota DPD RI asal Kalimantan Barat, Daud Cino Jordan, menjadi penyemangat tersendiri bagi ratusan peserta yang hadir di lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Daud Cino Jordan menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat generasi muda. “Gerakan ini luar biasa. Dari Entikong kita melihat bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dengan tindakan nyata — menanam pohon, menanam harapan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ketua Umum MPAI, Ngadi Utomo, menegaskan bahwa satu pohon yang ditanam hari ini adalah investasi untuk kehidupan di masa depan. “Menanam satu pohon berarti menanam masa depan. Pohon yang tumbuh hari ini akan menjadi sumber udara, kehidupan, dan pelajaran bagi anak cucu kita,” tuturnya di tengah riuh tepuk tangan peserta.
Sementara itu, Ketua DPD MPAI Kalbar, Novi Dafiansyah, menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran cinta bumi sejak dini, khususnya bagi anak-anak di wilayah perbatasan. “Dari anak-anak perbatasan inilah kita mulai. Mereka bukan hanya penjaga batas negeri, tapi juga penjaga masa depan bumi,” katanya penuh keyakinan.
Gerakan penghijauan ini juga melibatkan berbagai instansi, mulai dari TNI, Polri, Bea Cukai, Karantina, sekolah-sekolah, hingga pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap alam adalah tanggung jawab bersama. Ketua DPD JMI Kalbar, Johandi, menyebut kegiatan ini sebagai langkah kecil dengan dampak besar yang memperkuat semangat Sumpah Pemuda.
Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, yang berhalangan hadir secara langsung, turut mengirimkan pesan melalui perwakilan Pemerintah Provinsi Kalbar. “Kepada anak-anak generasi penerus, tanamlah pohonmu dengan harapan. Mari kita wujudkan Kalimantan Barat yang lebih hijau, tangguh, dan sejahtera,” demikian pesannya. Dari Entikong, semangat hijau itu tumbuh — menanam kehidupan, menanam masa depan untuk bumi.
Sumber : MPAI Kalbar
Jurnalis/Punlis : Aziz


