• Jelajahi

    Copyright © GLOBAL NEWS TV INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    GNTV INDONESIA

    "www.globalnewstvindonesia.com"
    www.globalnewstvindonesia.com
    www.globalnewstvindonesia.com

    Iklan

    Logo

    Perlu di Ketahui Kita Semua !!! Masyarakat Boleh Mengadukan Kecurangan di SPBU, Berikut Caranya

    Pimred GNTV
    Dibaca: ... Last Updated 2026-10-10T11:33:03Z

    GNTV INDONESIA || Banyak masyarakat yang masih bertanya-tanya dan belum mengetahui apakah boleh melaporkan jika melihat ada kecurangan atau dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU? Jawabannya: Sangat Boleh dan Sangat Diperlukan. Partisipasi masyarakat adalah kunci utama agar BBM subsidi benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan tepat sasaran. 

     Begini Penjelasannya, dikutip dari berbagai sumber apa saja yang bisa diadukan sebagai berikut: 

    - BBM subsidi dijual kepada kendaraan atau pihak yang tidak berhak

    - BBM subsidi dialihkan ke pertambangan ilegal, industri, atau usaha komersial

    - Ketidaksesuaian harga dan takaran BBM

    - Penimbunan dan penyaluran tidak wajar di luar jam operasional

     

    📞 Saluran Pengaduan Resmi

     

    Berikut beberapa kanal resmi yang dapat dihubungi: 

    - BPH Migas: WhatsApp 0812-3000-0136 (identitas pelapor dijamin rahasia)

    - Pertamina: Call Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau fitur lapor di aplikasi MyPertamina

    - Polri: Hotline khusus 0821-1999-5151

    - Kementerian ESDM: Call Center 136

     

    📝 Hal yang Perlu Disiapkan Saat Melapor

     

    Agar laporan dapat ditindaklanjuti dengan cepat, siapkan:

     

    - Nama/lokasi SPBU

    - Waktu kejadian

    - Bukti foto atau video jika memungkinkan

    - Kronologi singkat yang terjadi

     

    Masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Kerahasiaan identitas pelapor juga dijamin oleh undang-undang. Mari kita jaga bersama agar BBM subsidi tetap tepat sasaran untuk rakyat.

     

     

     


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +