GNTV INDONESIA, SAMBAS || Menyongsong tantangan era disrupsi digital, Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sambas, Samsul Hidayat, menginisiasi langkah konkret untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dengan insan pers. Langkah tersebut diwujudkan melalui ajakan silaturahmi formal kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sambas dengan melibatkan berbagai organisasi pers dan media yang ada di Kabupaten Sambas. (Sabtu, 20 Juni 2026).
Samsul Hidayat yang juga menjabat sebagai General Leader Media Kabar Investigasi ID menegaskan bahwa hubungan antara pemerintah dan pers perlu dibangun dalam kerangka kemitraan strategis yang saling mendukung demi kepentingan masyarakat luas.
Menurutnya, di era digital saat ini, peran media tidak lagi sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial.
"Kami memandang perlu adanya ruang dialog yang lebih intensif antara pemerintah dan insan pers. Di era digital ini, kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menyajikan informasi yang akurat, mencerdaskan, dan mampu menjadi penyejuk bagi masyarakat. Melalui silaturahmi lintas lembaga ini, kami ingin menyatukan frekuensi antara PWRI, IWO Indonesia, organisasi pers lainnya, serta seluruh elemen media di Sambas dengan Diskominfo selaku leading sector komunikasi publik," ujar Samsul Hidayat.
Ia menambahkan, sinergi tersebut sangat penting untuk meminimalisir kesalahpahaman informasi sekaligus memperkuat literasi digital di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menciptakan iklim komunikasi publik yang sehat, terbuka, dan produktif.
Samsul juga menegaskan bahwa inisiatif tersebut bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh organisasi wartawan serta insan pers di Kabupaten Sambas.
"Kami tidak ingin bergerak sendiri-sendiri. Jika PWRI, IWO Indonesia, dan seluruh rekan media dapat bersinergi dengan Diskominfo, maka ekosistem informasi di Kabupaten Sambas akan jauh lebih sehat. Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal program pembangunan melalui pemberitaan yang konstruktif, transparan, dan objektif," lanjutnya.
Menurut Samsul, silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya pola komunikasi yang lebih modern, adaptif, dan profesional antara pemerintah daerah dan insan pers.
Ia berharap Diskominfo Kabupaten Sambas dapat merespons positif inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola informasi daerah yang lebih baik dan lebih terbuka.
"Semangat kami adalah profesionalisme. Kami percaya bahwa dengan komunikasi yang terbuka serta saling menghargai peran dan fungsi masing-masing, kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Kabupaten Sambas. Kami menunggu respons dan kesediaan pihak Diskominfo untuk duduk bersama dalam forum diskusi yang produktif demi kemajuan daerah," tutup Samsul Hidayat.
(Tim )

